Rabu, 06 November 2013

Nama      : Intan Meutia Sari
NPM       : 13110565
Kelas      : 4KA04

SOAL:
Pada suatu kantor instansi membutuhkan pegawai yang terdiri dari tamatan SMP dan SMU sesuai kebutuhan organisasi tsb. Telah ditentukan bahwa untuk tenaga khusus tidak boleh melebihi 60 orang sedangkan untuk tenaga umum tidak boleh melebihi 90 orang. Untuk tenaga khusus dan umum diambil dari lulusan SMP dan SMU.
Demikian juga untuk tenaga SMP diperhitungkan 60% yang khusus sedangkan untuk tenaga SMU diperhitungkan 75% yang umum.
Pertanyaan : 
formulasikan model persoalan ini dalam bentuk pemrograman linier apabila dikehendaki jumlah tenaga maksimum 3X jumlah tenaga SMU dan 2X jumlah tenaga SMP
Perhitungkan besarnya tenaga-tenaga SMP dan SMU.






Jawaban :

SMP
SMU
Batasan
Tenaga Umum
601
2
60
Tenaga Khusus
1
752
90

Persamaan linier :
601 + 2
1 + 752
Penyelesaian :
*      Mencari nilai 1 dengan mengeliminasi 2 :
601 + 2    x75    4500 + 752
1 + 752    x 1     1 + 752   
                                      44991           4410
                                                1             0.98
*      Mencari nilai 2 dengan mengeliminasi dengan memasukkan nilai 1 yang telah diketahui pada langkah sebelumnya dengan memasukkan ke dalam salah satu persamaan :
601        +2
60 (0.98) + 2
58.8         +2
          260 - 58.8
                  2 1.2

Maka dari hasil di atas didapatkan  :
1  0.98
SMA : 2 1.2

Z = 21 + 2
    = 2 (0.98) + 3(1.2)
    = 1.96 + 3.6
    = 5.56

Jadi, Tenaga Umum :
601        +2
60 (0.98) + 1.2
58.8        + 1.2  
             59.98

Jadi, Tenaga Khusus :
1    + 752       
0.98 + 75 (1.2)
0.98 + 15       

             15.98

Yang perlu dilindungi dalam mengamankan suatu Sistem Informasi

- Physical Security yang memfokuskan strategi untukmengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.

- Personal Security yang overlap dengan ‘phisycal security’ dalam melindungi orang-orang dalam organisasi.

-Operation Security yang memfokuskan strategi untukmengamankan kemampuan organisasi atau perusahaan untukbekerja tanpa gangguan.

-Communications Security yang bertujuan mengamankan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya, serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini untuk mencapai tujuan organisasi.


-Network Security yang memfokuskan pada pengamanan peralatan jaringan data organisasi, jaringannya dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.  

Langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan asset sistem informasi

 A. Persiapan Rencana Pekerjaan (Preparation of a Project Plan)
Dalam melakukan suatu perencanaan pekerjaan, Perencanaan proyek untuk tinjaun kemanan mengikuti beberapa item sebagai berikut :
  1. Tujuan Review
  2. Ruang Lingkup (Scope) Review
  3. Tugas yang harus dipenuhi
  4. Organisasi dari Tim Proyek
  5. Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
  6. Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas
B. Identifikasi Kekayaan (Identification of asset)
Pada identifikasi kekayaan ada beberapa kategori asset diantaranyaa :
  1. Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
  2. Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal)
  3. Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack)
  4. Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts)
C. Penilaian Kekayaan (Valuation of asset)
Langkah ke tiga adalah penilaian kekayaan, yang merupakan langkah paling sulit. Parker (1981) menggambarkan ketergantungan penilaian pada siapa yang ditanya untuk  memberikan penilaian, cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset.
D. Identifikasi Ancaman-ancaman (Threats Identification)
Terdapat 2 ancaman pada asset SI yaitu :
Sumber ancaman External :
  1. Nature / Acts of God
  2. H/W Suppliers
  3. S/W Suppliers
  4. Contractors
  5. Other Resource Suppliers
  6. Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through fair or unfair competition)
  7. Debt and Equity Holders
  8. Unions (strikes, sabotage,harassment)
  9. Governmnets
  10. Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
  11. Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)
Sumber ancaman Internal :
  1. Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup.
  2. Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
  3. Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.
E. Penilaian Kemungkinan Ancaman (Threats LikeIihood Assessment)
Pada penilaian ini dapat dilihat dari contoh yaitu : Perusahaan asuransi dapat menyediakan informasi tentang kemungkinan terjadinya kebakaran api dalam satu waktu periode tertentu.
F. Analisis Ekspose (Exposures analysis)
Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
  1. Identification of the controls in place
  2. Assessment of the reliability of the controls in place
  3. Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
  4. Assess the resulting loss if the threat is successful


Selasa, 16 Juli 2013

Tips agar Smartphone Tidak Cepat Panas

 Pengguna smartphone pastigelisah dengan berita meledaknya smartphone minggu ini. Dengan kejadian ini anda pasti tak ingin mengalaminya.
Untuk menghindari hal tersebut berikut langkah yang anda lakukan agar smartphone tidak mudah panas.
1. Aplikasi petunjuk temperatur
Unduhlah aplikasi petunjuk temperatur smartphone yang sudah ada di Appstore resmi. ini untuk mengetahui suhu pasti smartphone anda. Smartphone anda didesain pada suhu tertentu.
2. Hindari Sinar Matahari
hindari smartphone anda diarea dengan suhu yang tinggi, seperti pantai atau dasboard mobil. Sinar matahari dapat membuat suhu handphone anda meningkat drastis. Jika handphone anda tidak digunakan sebailknya matikan saja.
3. Hindari banyak aplikasi
Untuk menghindari overheating sebaiknya hindari penggunaan banyak aplikasi sekaligus. Prosesor akanbekerja keras dan bisa menaikkan suhu smartphone, ini akan membuat baterai smartphone anda bekerja keras.
4. Matikan koneksi yang tidak diperlukan
Mematikan koneksi secara otomatis koneksi internet akan berhenti beroperasi. prosesor dan baterai juga akan berkurang beban kerjanya. ini cara paling jitu menghindari smartphone dari overheating dan resiko meledak.
5. Hindari casing tebal dan tertutup
Naiknya suhu smartphone adalah menggunakan casing tambahan yang berbahan tebal dan tertutup. Casing ini membuat smartphone tidak bisa bernafas dan itu akan membuat naiknya suhu smartphone. Sebaiknya gunakan yang tipis dan berlubang.
6. Jaga kebersihan smartphone
Agar smartphone anda bekerja optimal dan tidak mudah panas, seringlah dibersihkan, jika tidak kemungkinan debu akan menyumbat lubang ventilasi sehingga suhu susah dikeluarkan. lakukanlah isi ulang daya dengan baik dan seringlah untuk membersihkannya agar tidak terjadi konsleting atau meledak.

SUMBER :

Sistem Informasi Penilaian Siswa

Sistem Informasi Penilaian Siswa ini merupakan sistem yang berguna untuk memanajemen penilaian yang di berikan guru kepada siswa. Dengan menggunakan sistem ini maka pihak pengelola data dapat menyimpan data nilai siswa di dalam database yang terintegrasi dengan paket aplikasi sekolah. Semua data nilai yang ada pada sistem ini tidak akan hilang sehingga rekam data penilaian siswa akan sangat efektif di sistem ini.
Dengan menggunakan sistem ini yang sudah terintegrasi dengan modul siswa, maka para siswa bisa melihat langsung nilai - nilai yang di berikan oleh guru tanpa bisa merubah dan menghapusnya, sedangkan admin selaku pengelola sistem ini mempunyai hak untuk menambahkan, menghapus dan menggantinya.
Sistem ini juga memungkinkan para guru untuk lebih mudah dan cepat dalam menyajikan laporan penilaian, karena semua data nilai di simpan di sistem ini dan akan sangat mudah dan cepat ketika akan di tampilkan dalam bentuk laporan penilaian siswa