Minggu, 16 Februari 2014

OSGI - Pengantar Telematika

http://www.scribd.com/doc/206692069/E-book-OSGI-Pengantar-Telematika



Jumat, 10 Januari 2014

Postest Kendali dan Audit SI

- Pertanyaan :

Pengendalian TI didefinisikan sebagai suatu pernyataan hasil yang diinginkan atau maksud yang dicapai oleh prosedur pengendalian implementasi dalam kegiatan TI khusus.
Terdapat 15 area pengendalian, sebutkan dan jelaskan!

- Jawaban :

Area Pengendalian ada 15 yaitu :

1. Integritas Sistem
2. Manajemen Sumber Daya (Perencanaan Kapasitas)
3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
4. Backup dan Recovery
5. Contigency Planning
6. System S/W Support
7. Dokumentasi
8. Pelatihan atau Training
9. Administrasi
10.Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
11.Operasi
12.Telekomunikasi
13.Program Libraries
14.Application Support (SDLC)
15.Pengendalian Mikrokomputer

Penjelasan :

1. Integritas Sistem
a. Ketersediaan dan kesinambungan sistem komputer untuk user
b. Kelengkapan, Keakuratan, Otorisasi, serta proses yg auditable
c. Persetujuan dari user atas kinerja sistem yang di inginkan
d. Preventive maintenance agreements untuk seluruh perlengkapan
e. Kesesuaian kinerja antara S/W dan jaringan dengan yang diharapkan
f. Serta adanya program yang disusun untuk operasi secara menyeluruh

2. Manajemen Sumber Daya
a. Faktor-faktor yang melengkapi integritas sistem
b. Yaitu meyakini kelangsungan (ongoing) H/W, S/W, SO, S/W aplikasi, dan komunikasi
jaringan komputer, telah di pantau dan dikelola pada kinerja yang maksimal namun
tetap dengan biaya yang wajar.
c. Hal-hal tersebut di dokumentasikan secara formal, demi proses yang
berkesinambungan

3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
a. Menentukan adanya keterlibatan dan persetujuan user dalam hal adanya perubahan
terhadap s/w aplikasi dan s/w sistem
b. Setiap pengembangan dan perbaikan aplikasi harus melalui proses formal dan di
dokumentasikan serta telah melalui tahapan-tahapan pengembangan sistem yang
dibakukan dan disetujui.

4. Backup dan Recovery
a. Demi kelangsungan usaha, harus tersedia data processing disaster recovery planning
(rencana pemulihan data dan pusat sistem informasi apabila terjadi kehancuran),
b. Baik berupa backup dan pemulihan normal, maupun rencana contingency untuk
kerusakan pusat SI (lokasi gedung, peralatanya, SDM-nya maupun manualnya).

5. Contigency Planning
a. Perencanaan yang komprehenshif di dalam mengantisipasi terjadinya ancaman
b. terhadap fasilitas pemrosesan SI
c. Dimana sebagian besar komponen utama dari disaster recovery plan telah
dirumuskan dengan jelas, telah di koordinasikan dan disetujui, seperti critical
application systems, identifikasi peralatan dan fasilitas penunjang H/W, sistem S/W
dan sebagainya.

6. System S/W Support
a. Pengukuran pengendalian dalam pengembangan, penggunaan, dan pemeliharaan
dari S/W SO, biasanya lebih canggih dan lebih cepat perputarannya dibandingkan
dengan S/W aplikasiDengan ketergantungan yang lebih besar kepada staf teknik
untuk integritas fungsionalnya
b. Pengukuran kendali pengamanan aplikasi individu maupun pengamanan logika
sistem secara menyeluruh (systemwide logical security)

7. Dokumentasi
a. Integritas dan ketersediaan dokumen operasi, pengembangan aplikasi, user dan S/W
sistem
b. Diantaranya dokumentasi program dan sistem, buku pedoman operasi dan schedule
operasi,
c. Untuk setiap aplikasi sebaiknya tersedia dokumentasi untuk tiap jenjang user.

8. Pelatihan atau Training
a. Adanya penjenjagan berdasarkan kemampuan untuk seluruh lapisan manajemen dan
staf, dalam hal penguasaannya atas aplikasi-aplikasi dan kemampuan teknisnya
b. Serta rencana pelatihan yang berkesinambungan

9. Administrasi
a. Struktur organisasi dan bagannya, rencana strategis, tanggungjawab fungsional, job
description, sejalan dengan metoda job accounting dan/atau charge out yang
digunakan
b. Termasuk didalamnya pengukuran atas proses pengadaan dan persetujuan untuk
semua sumber daya SI.

10. Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
a. Listrik, peyejuk udara, penerang ruangan, pengaturan kelembaban, serta kendali
akses ke sumber daya informasi
b. Pencegahan kebakaran, ketersediaan sumber listrik cadangan,
c. Juga pengendalian dan backup sarana telekomunikasi

11. Operasi
a. Diprogram untuk merespon permintaan/keperluan SO
b. Review atas kelompok SO berdasarkan job schedulling, review yang terus-menerus
terhadap operator, retensi terhadap console log message, dokumentasi untuk
run/restore/backup atas seluruh aplikasi
c. Daftar personel, dan nomor telepon yang harus dihubungi jika muncul masalah SO,
penerapan sistem sift dan rotasi serta pengambilan cuti untuk setiap operator.

12. Telekomunikasi
a. Review terhadap logical and physical access controls,
b. Metodologi pengacakan (encryption) terhadap aplikasi electronic data interchange
(EDI)
c. Adanya supervisi yang berkesinambungan terhadap jaringan komputer dan
komitmen untuk ketersediaan jaringan tersebut dan juga redundansi saluran
telekomunikasi.

13. Program Libraries
a. Terdapat pemisahan dan prosedur pengendalian formal untuk application source
code dan compiled production program code dengan yang disimpan di application
test libraries development
b. Terdapat review atas prosedur quality assurance.

14. Application Support
a. Bahwa proses tetap dapat berlangsung walaupun terjadi kegagalan sistem
b. Sejalan dengan kesinambungan proses untuk inisiasi sistem baru, manajemen
c. proyek, proses pengujian yang menyeluruh antara user dan staf SI
d. Adanya review baik formal maupun informal terhadap tingkat kepuasan atas SDLC
yang digunakan.

15. Microcomputer Controls
a. Pembatasan yang ketat dalam pengadaan, pengembangan aplikasi, dokumentasi atas
aplikasi produksi maupun aplikasi dengan misi yang kritis, sekuriti logika, dan fisik
terhadap microcomputer yang dimiliki,
b. Serta pembuatan daftar inventaris atas H/W, S/W, serta legalitas dari S/W untuk
menghindari tuntutan pelanggaran hak cipta.

Sumber :
Materi V-Class Bab 7 Kendali dan Audit SI (KASI)

Pretest Kendali dan Audit SI

- Pertanyaan :

Pengendalian internal telah mengalami perubahan dari konsep 'ketersediaan pengendalian' ke konsep 'proses pencapaian tujuan'. Apakah maksud dari konsep 'Proses Pencapaian Tujuan' tersebut ?

- Jawaban :

Yang dimaksud dengan 'Proses Pencapaian Tujuan' tersebut ialah dengan adanya konsep baru tersebut disadari bahwa intelektualitas tidak lagi terletak pada pucuk pimpinan, tetapi terletak di lapisan bawah.
Mereka yang dekat dengan konsumenlah yang paling mengerti dengan kebutuhan pasar.
Pengorganisasian yang paling tepat untuk kondisi seperti ini adalah seperti pengorganisasian orkes simponi.

Sumber :
Materi V-Class Bab 7 Kendali dan Audit SI (KASI)

Sabtu, 09 November 2013

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN



Spk-13110565-Intan-Meutia-Sari

Jawaban V-Class SPK

Nama      : Intan Meutia Sari
NPM       : 13110565
Kelas      : 4KA04

SOAL:
Pada suatu kantor instansi membutuhkan pegawai yang terdiri dari tamatan SMP dan SMU sesuai kebutuhan organisasi tsb. Telah ditentukan bahwa untuk tenaga khusus tidak boleh melebihi 60 orang sedangkan untuk tenaga umum tidak boleh melebihi 90 orang. Untuk tenaga khusus dan umum diambil dari lulusan SMP dan SMU.
Demikian juga untuk tenaga SMP diperhitungkan 60% yang khusus sedangkan untuk tenaga SMU diperhitungkan 75% yang umum.
Pertanyaan : 
formulasikan model persoalan ini dalam bentuk pemrograman linier apabila dikehendaki jumlah tenaga maksimum 3X jumlah tenaga SMU dan 2X jumlah tenaga SMP
Perhitungkan besarnya tenaga-tenaga SMP dan SMU.






Jawaban :

SMP
SMU
Batasan
Tenaga Umum
60 X1
 X2
60
Tenaga Khusus
X1
75 X2
90

Persamaan linier :
60 X1 + X2 <= 60
     X1 + 75 X2 <= 90
Penyelesaian :
*      Mencari nilai X1 dengan mengeliminasi X2 :
60 X1 + X2 <= 60 x75    4500 X1 + 75 X2 <= 4500
 X1 + 75 X2  <= 90  x 1              X1 + 75 X2<= 90  -
                                      4499 X1             <= 4410
                                                X1            <= 0.98
*      Mencari nilai X2 dengan mengeliminasi dengan memasukkan nilai X1 yang telah diketahui pada langkah sebelumnya dengan memasukkan ke dalam salah satu persamaan :
60 X1       + X2 <= 60
60 (0.98) + X2 <= 60
58.8         + X2 <= 60
                  X2 <= 60- 58.8
                       <= 1.2

Maka dari hasil di atas didapatkan  :
SMP : X1 = 0.98
SMA : X2 = 1.2

Z = 2 X1 + 3X2
    = 2 (0.98) + 3(1.2)
    = 1.96 + 3.6
    = 5.56

Jadi, Tenaga Umum :
60 X1        + X2 <= 60
60 (0.98) + 1.2 <= 60
58.8        + 1.2 <= 60
             59.98 <= 60

Jadi, Tenaga Khusus :
X1    + 75 X2     <= 90  
0.98 + 75 (1.2) <= 90
0.98 + 15        <= 90
             15.98  <= 90

Jawaban V-Class SPK

Nama      : Intan Meutia Sari
NPM       : 13110565
Kelas      : 4KA04

SOAL:
Pada suatu kantor instansi membutuhkan pegawai yang terdiri dari tamatan SMP dan SMU sesuai kebutuhan organisasi tsb. Telah ditentukan bahwa untuk tenaga khusus tidak boleh melebihi 60 orang sedangkan untuk tenaga umum tidak boleh melebihi 90 orang. Untuk tenaga khusus dan umum diambil dari lulusan SMP dan SMU.
Demikian juga untuk tenaga SMP diperhitungkan 60% yang khusus sedangkan untuk tenaga SMU diperhitungkan 75% yang umum.
Pertanyaan : 
formulasikan model persoalan ini dalam bentuk pemrograman linier apabila dikehendaki jumlah tenaga maksimum 3X jumlah tenaga SMU dan 2X jumlah tenaga SMP
Perhitungkan besarnya tenaga-tenaga SMP dan SMU.






Jawaban :

SMP
SMU
Batasan
Tenaga Umum
60 X1
 X2
60
Tenaga Khusus
X1
75 X2
90

Persamaan linier :
60 X1 + X2 <= 60
     X1 + 75 X2 <= 90
Penyelesaian :
*      Mencari nilai X1 dengan mengeliminasi X2 :
60 X1 + X2 <= 60 x75    4500 X1 + 75 X2 <= 4500
 X1 + 75 X2  <= 90  x 1              X1 + 75 X2<= 90  -
                                      4499 X1             <= 4410
                                                X1            <= 0.98
*      Mencari nilai X2 dengan mengeliminasi dengan memasukkan nilai X1 yang telah diketahui pada langkah sebelumnya dengan memasukkan ke dalam salah satu persamaan :
60 X1       + X2 <= 60
60 (0.98) + X2 <= 60
58.8         + X2 <= 60
                  X2 <= 60- 58.8
                       <= 1.2

Maka dari hasil di atas didapatkan  :
SMP : X1 = 0.98
SMA : X2 = 1.2

Z = 2 X1 + 3X2
    = 2 (0.98) + 3(1.2)
    = 1.96 + 3.6
    = 5.56

Jadi, Tenaga Umum :
60 X1        + X2 <= 60
60 (0.98) + 1.2 <= 60
58.8        + 1.2 <= 60
             59.98 <= 60

Jadi, Tenaga Khusus :
X1    + 75 X2     <= 90  
0.98 + 75 (1.2) <= 90
0.98 + 15        <= 90
             15.98  <= 90