Jumat, 26 April 2013

FIREFOX OS


Pada MWC 2013  yang diselenggarakan di Barcelona, Spanyol 25-28 Februari 2013 lalu, Mozilla memperkenalkan Firefox OS, suatu ekosistem mobile yang bersifat “open”.  Firefox OS sendiri dikembangkan oleh Mozilla untuk perangkat jenis ponsel pintar. Dulu ketika tahap pengembangan munkin pembaca lebih mengenal Firefox OS sebagai “Boot to Gecko” (B2G). Pengembangan sistem operasi ini mendapatkan dukungan baik dari operator dan juga vendor ponsel seperti ZTE dan TCL. Firefox OS ini menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon yang tertanam di dalamnya .

Smartphone Firefox OS adalah perangkat pertama yang menggunakan teknologi “open Web standard”, memungkinkan semua fitur dapat dikembangkan dengan HTML 5 yang tersedia secara gratis.     
Firefox OS mengusung model open source, mirip dengan Android. Tentunya dengan teknologi HTML5 dan standar baru API Mozilla akan mempermudah pengembang aplikasi dalam mengembangkan aplikasi di sistem operasi ini. Pengembang aplikasi nantinya tidak akan lagi perlu belajar dan mengembangkan aplikasi terhadap platform dengan API spesifik yang telah tersedia. Pengembang aplikasi pun akan sangat terbiasa membuat aplikasi di platform ini,Mozilla bekerjasama dengan Alcatel (TCL), LG, dan ZTE untuk membuat perangkat pertama Firefox OS, Huawei juga tertarik untuk ikut serta mengembangkan Firefox OS tahun ini, semuanya akan dipersenjatai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon™ yang umumnya digunakan pada beberapa platform smartphone.

Bagi konsumen yang menggunakan perangkat berbasis Firefox OS nantinya tidak akan dikunci ke dalam satu platform tertentu sehingga akan memberi mereka lebih banyak pilihan, fleksibilitas dan kebebasan. Dengan menggunakan Firefox OS platformnya adalah sebuah web.

Untuk tampilan antar muka dari sistem operasi ini sendiri mirip modelnya seperti iOS dan Android. Dan, Firefox OS sepertinya akan mudah diadaptasikan oleh para pengguna ponsel pintar berbasis iOS dan Android.

·   Inovasi dengan “Open Web Standards”
Mozilla membuat ekosistem mobile Web, dengan aplikasi yang dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi mobile, Mozilla berterimakasih pada HTML5 yang sudah diimplementasikan pada banyak platform. Untuk ini, kita membuat bermacam Web API baru, bermacam API yang memungkinkan Web App dapat melakukan seperti yang dilakukan pada native apps. Contohnya, dengan Web API baru ini, sebuah halaman Web dapat mengakses fitur pada mobile phone seperti GPS, accelerometer, kamera, dan lainnya.
Inovasi lainnya yang menggunakan Open Standards dipresentasikan pada event MWC adalah WebRTC, sebuah fitur yang mengaktifkan audio, video dan data (chat) komunikasi diantara dua endpoint HTML5. 
·   Memberikan Web kepada Massa
Firefox OS sangat dioptimalkan dan dapat berjalan pada hardware yang harganya terjangkau, sehingga dapat memungkinkan user feature phone yang ingin melakukan “upgrade” ke pengalaman smartphone yang tidak perlu “merogoh kocek” dalam-dalam. 
“Firefox OS memberikan kebebasan dan inovasi yang tak terbatas dari open Web kepada user mobile dimanapun” , “Dengan dukungan dari komunitas kami yang sangat antusias dan dedikasi partner kami, tujuan kami adalah untuk meningkatkan “playing field” dan mengantar user pada konten yang melimpah dan layanan yang akan memenuhi kebutuhan yang beragam dari dua miliar orang berikutnya secara online” – Gary Kovacs, CEO Mozilla.

·         Partisipasi Komunitas
Mozilla memiliki prinsip “Community is a Backbone” yang mana mereka tidak akan ada tanpa partisipasi dari para volunteer di setiap aspek pekerjaan Mozilla. Tidak hanya para karyawan Mozilla, tetapi para volunteer juga ikut serta berpartisipasi pada event MWC 2013 ini.

·         Open Source & tidak bertujuan untuk profit
Mozillians (sebutan untuk contributor Mozilla baik karyawan maupun volunteer) telah melakukan banyak hal yang dilakukan dengan “Open Source” sejak lama.

·         Benefit untuk Developer dan User
Mozillians bekerja tanpa lelah untuk meningkatkan “playing field” kepada developer dan juga user. Ini juga merupakan salah satu misi Mozilla yang mempromosikan “Openness”, “Innovation”, dan “Opportunity” di Web. Ini adalah benefit untuk parar developer dan user:

·         Developer akan dapat memanfaatkan pengetahuan mereka di HTML5/JS/CSS untuk melakukan coding sebuah mobile Web Apps yang dijalankan pada Firefox OS. Mereka nantinya dapat mengoptimalkan kode mereka untuk dapat digunakan pada platform mobile lainnya. Apps juga dapat ditawarkan ke Firefox Marketplace. Mereka juga dapat menawarkan apps nya secara langsung dari website mereka sendiri atau dari Marketplace lain. Firefox Marketplace akan menjadi satu pilihan distribusi dari yang lainnya.

·         User akan menikmati pengalaman smartphone dengan harga terjangkau, dengan kemampuan menggunakan aplikasi HTML5 yang mereka beli pada semua device yang mereka punya. User Firefox OS juga akan dapat menikmati “dynamic app search” yang sangat inovatif, yang mana menawarkan akses langsung ke apps yang berdasar pada pencarian berdasarkan kata kunci.

Sumber :




0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar