Selasa, 22 April 2014

Mengapa dianjurkan menggunakan software open source dalam membuat aplikasi ?


Beberapa alasan utama orang ingin migrasi dengan penuh semangat ke perangkat lunak Open Source :

1. Gratis/Tanpa Biaya Tambahan
Umumnya Perangkat Lunak yang bersumber terbuka ini gratis. Hal ini biasanya sangat diperhatikan oleh para pengguna komputer yang ingin menjalankan bisnis-nya atau berkarya menggunakan perangkat lunak yang gratis.

2. Dukungan Komunitas
Selain menghemat pengeluaran Anda, aplikasi open source umumnya didukung oleh komunitas .
Berbeda dengan aplikasi berbayar yang hanya didukung oleh perusahaan pengembang perangkat lunak tersebut. Umumnya aplikasi Open Source ini didukung oleh komunitas dari seluruh dunia.Dikarenakan sumber/kode-kode program tersebut bisa dilihat oleh siapa saja, siapapun yang memiliki koneksi Internet di dunia ini bisa membantu mengembangkan aplikasi Open Source ini.
  Sehingga jadwal rilis perangkat lunak biasanya cukup sering dan dengan begitu banyak fitur yang ditambahkan, serta meminimalisir bug-bug yang ada .

3. Legal
          Tidak perlu takut atau malu lagi jika menggunakan aplikasi Open Source, karena bentuknya yang gratis ini kita diperbolehkan menggunakan perangkat lunaknya dengan bebas.
          Namun perlu diperhatikan juga, ada beberapa aplikasi Open Source yang memberikan perangkat lunak secara gratis hanya untuk tujuan non-komersial. Meskipun tidak umum, tapi kebijakan ini ada pada beberapa perangkat lunak Open Source.
          Tapi tenang saja, hampir semua aplikasi Open Source bebas kita gunakan untuk tujuan apapun. Apakah ingin menggunakannya untuk mendukung fasilitas kuliah, untuk bekerja, untuk menjalankan bisnis, ataupun mengajari Anak menggunakan komputer boleh digunakan .

4. Banyak Penggunanya
           Karena ketiga alasan tadi, banyak sekali orang yang menggunakan aplikasi Open Source ini. Sehingga Anda bisa saling berbagi pengalaman serta tips-tips/panduan menggunakan aplikasi tersebut .
          Dengan kata lain, akan ada banyak sekali komunitas penggunanya. Banyak orang yang bersedia membantu ketika kita mengalami kesulitan menggunakan aplikasi Open Source.

5. Menghindari Pembajakan, Belajar Menghargai Orang Lain
          Ketika kita menggunakan perangkat legal, kita telah melakukan langkah serta mendukung gerakan anti pembajakan perangkat lunak :D
          Dengan kata lain, kita belajar untuk menghargai orang lain. Kita menghargai jerih-payah yang telah dilakukan sang programmer serta semua pihak yang ikut membuat program tersebut. Kita akan tahu bahwa banyak sekali orang baik yang meluangkan waktu-nya untuk Kita, yaitu dengan membuat aplikasi Open Source yang bisa Kita gunakan tanpa perlu balasan balik kepada sang pembuatnya. Bahkan mungkin kita tidak bisa mengucapkan satu kata terima kasih secara langsung karena pembuatnya ada di ujung/sisi lain bumi yang jauh.
Oleh karena itu, Kita bisa belajar untuk menghargai orang lain yang telah berbuat baik kepada Kita dan masyarakat dunia .

6. Mendukung Pengembang Lokal
          Aplikasi Open Source bisa dibuat oleh siapa saja, dengan adanya pengembang lokal di Indonesia, kita tidak perlu menggunakan software/perangkat lunak berbayar dari luar negeri lagi. Dengan begitu, kita mendukung Pengembang Lokal agar berkarya lebih baik dan lebih baik lagi untuk kemajuan Negara kita Indonesia.

7. Menghindari Pembajakan, Menghindari Virus
          Banyak sekali program bajakan yang disisipi oleh virus! Dengan iming-iming diberikan perangkat lunak bajakan gratis, pengguna pada umumnya tidak menyadari bahwa perangkat lunak bajakan tersebut juga menyembunyikan virus dan perangkat lunak perusak lainnya!
Hati-hati! Namun dengan perangkat lunak Open Source, kita tidak perlu khawatir lagi. Pasalnya karena kita tidak melakukan pembajakan, kita menggunakan sumber asli program yang legal dan digunakan semua orang penggunanya. Tidak ada virus atau program perusak lainnya, yang ada adalah program legal dan sehat untuk kita gunakan J

Keuntungan Open Source :

1.     Modifikasi dan Perbaikan
Adanya hak untuk mendistribusikan modifikasi dan juga perbaikan pada kode.

2.    Souce Code
          Ketersediaan source code dan hak untuk memodifikasi sistem tersebut.

3.    Tidak Disandera Vendor
Open source menggunakan format data terbuka. Dengan begitu, data menjadi transparan dan bisa diproses secara bebas di sistem computer yang berbeda. Meskipun begitu, keamanannya tetap terjaga. Dengan demikian, konsumen tidak lagi terkait pada kemauan vendor untuk menggunakan data-data yang ada.

4.    Banyak Tenaga SDM
Proyek open source biasanya menarik banyak developer, sehingga banyak tenaga (SDM) yang mengerjakan proyek tersebut. Misalnya dalam pengembangan web server, Apache menarik ribuan orang untuk ikut mengembangkan dan memantau.

5.    Kesalahan Cepat Ditemukan dan Diperbaiki
Kesalahan (bugs error) pada open source lebih cepat ditemukan dan diperbaiki. Hal ini dikarenakan, jumlah developernya sangat banyak dan tidak dibatasi. Visual inspection merupakan salah satu metodologi pencarian error yang dirasa paling efektif. Selain itu, open source yang tersedia membuat setiap orang bisa mengusulkan perbaikan tanpa menunggu dari vendor.

6.    Kualitas Produk Terjamin
Kualitas produk terjamin bermutu, hal ini dikarenakan evaluasi dapat dilakukan oleh banyak orang, sehingga kualitasnya lebih baik. Namun, dalam hal ini hanya berlaku untuk produk open source yang dikembangkan banyak orang. Pada kenyataannya, open source tidak selamanya dikembangkan oleh orang banyak karena juga bisa dilakukan secara individual.

7.    Hemat Biaya
Sebagian besar developer tidak dibayar, tentu hal ini menghemat biaya. Dengan demikian, biaya dapat digunakan untuk pengeluaran yang tidak bisa ditunda seperti membeli server untuk hosting web.

8.    Tidak Mengulangi Development
     Usahakan tidak mengulangi development, karena setiap pengulangan merupakan pemborosan. Adanya source code membuka jalan bagi seorang programmer untuk melihat solusi-solusi yang pernah dikerjakan oleh orang lain. Meskipun pengulangan adalah pemborosan, namun hal ini masih saja terjadi sampai saat ini.


Kerugian Open Source :

1.     Kurangnya SDM
Kurangnya SDM yang bisa memanfaatkan open source. Dengan begitu, ketersediaan source code yang diberikan tidak ada untungnya. Jika hal tersebut terus terjadi, tidak ada bedanya antara produk open source dengan tertutup.

2.    Tidak Ada Proteksi HAKI
Kebanyakan orang masih menganggap open source merupakan asset yang harus selalu dijaga kerahasiaannya.   Hal ini dikaitkan dengan besarnya usaha yang sudah dikeluarkan untuk membuat produk tersebut.

3.    Open Source Digunakan secara Sharing
Penggunaan open source secara sharing dapat menimbulkan resiko kurangnya diferensiasi antara satu software dengan software lainnya. Hal ini bisa terjadi bila kebetulan kedua software menggunakan beberapa open source yang sama.


SUMBER :






0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar